Bali – Di tengah intensitas pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi Agung 2026, Kepolisian Daerah Bali memastikan kondisi kesehatan personel tetap terjaga melalui pelayanan kesehatan lapangan yang diberikan oleh Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Bali (Biddokkes).
Pelayanan kesehatan tersebut dilaksanakan secara rutin setiap hari di halaman depan Markas Kepolisian Daerah Bali, baik sebelum maupun setelah pelaksanaan apel pagi Ops Cipkon Agung 2026.
Sebanyak empat personel tenaga medis dari Biddokkes Polda Bali diterjunkan untuk memberikan pemeriksaan kesehatan langsung kepada anggota yang terlibat dalam operasi pengamanan tersebut.
Adapun pelayanan yang diberikan meliputi anamnesis atau penelusuran keluhan kesehatan personel, pemeriksaan tanda-tanda vital (vital sign), hingga pemberian terapi medis sesuai dengan indikasi kesehatan masing-masing anggota.
Selain itu, para personel juga diberikan kesempatan untuk melakukan konsultasi kesehatan terkait kondisi fisik yang dirasakan selama menjalankan tugas operasi di lapangan.
Dalam pemeriksaan tersebut, tim medis turut melakukan pengecekan tekanan darah, pemberian vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh, serta pemberian obat-obatan sesuai dengan keluhan kesehatan yang disampaikan anggota.
Beberapa jenis obat yang diberikan antara lain Dextamine, Paracetamol, Biopradyn, Vitacimin, Meloxicam, serta Methylprednisolone, yang diberikan sesuai kebutuhan medis masing-masing personel.
Kabid Humas Polda Bali, Ariasandy, menjelaskan bahwa kehadiran layanan kesehatan lapangan tersebut merupakan bentuk perhatian institusi terhadap kesehatan personel yang bertugas dalam operasi kepolisian.
“Kesehatan personel merupakan faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan. Oleh karena itu, Biddokkes Polda Bali secara rutin memberikan pelayanan kesehatan kepada anggota Ops Cipkon Agung 2026 agar mereka tetap dalam kondisi prima saat menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pelayanan kesehatan ini juga menjadi bentuk dukungan moral bagi anggota yang bertugas sehingga mereka dapat menjalankan tugas secara optimal, aman, dan tetap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan adanya pelayanan kesehatan lapangan tersebut, diharapkan seluruh personel yang terlibat dalam Ops Cipkon Agung 2026 dapat menjaga kondisi fisik serta kesehatan secara optimal, sehingga pelaksanaan operasi dapat berjalan lancar serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Bali.
Red: Bram.s






