radarbalinews.com – PT Pertamina Gas (Pertagas) memastikan keandalan penyaluran energi nasional menjelang Idulfitri 1447 H melalui kegiatan Management Walkthrough (MWT).
Kegiatan yang melibatkan jajaran direksi dan komisaris ini dilakukan sejak 4 Maret 2026 di delapan wilayah operasi, mulai dari Pekanbaru, Dumai, Palembang, Cikarang, Surabaya, Semarang hingga Balikpapan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan fasilitas operasi tetap andal, sehingga distribusi energi kepada masyarakat dan industri berjalan lancar selama Ramadan hingga Lebaran.
Direktur Utama Pertagas, Indra P Sembiring, mengatakan kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kelancaran pasokan energi nasional.
“Kami memastikan penyaluran energi tidak terhambat, sehingga aktivitas masyarakat dan industri tetap berjalan optimal menjelang Idulfitri,” ujar Indra.
Selain memantau operasional, manajemen juga memastikan penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) berjalan ketat di seluruh fasilitas. Hal ini penting untuk mencegah potensi gangguan yang dapat berdampak pada distribusi energi.
Keandalan Pertagas juga tercermin dari kinerja sepanjang 2025 yang menunjukkan tren positif. Volume penyaluran gas tercatat lebih dari 1.500 MMSCFD atau naik sekitar 4 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara transportasi minyak mencapai lebih dari 174 ribu BOPD, tumbuh sekitar 8 persen.
Di sisi lain, layanan regasifikasi mencapai sekitar 155 BBTUD atau naik 6 persen, dan produksi LPG meningkat sekitar 5 persen dengan volume lebih dari 450 ton per hari.
Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi selama Ramadan dan Idulfitri, Pertagas juga menyiagakan Tim Satuan Tugas Ramadan & Idulfitri (Satgas RAFI) di seluruh wilayah operasional.
Tim ini bertugas memantau distribusi energi secara real time serta memastikan seluruh sistem berjalan aman dengan mengedepankan prinsip HSSE.
Dengan mengelola sekitar 2.930 km pipa gas dan 605 km pipa minyak, Pertagas memegang peran penting dalam menopang kebutuhan energi berbagai sektor strategis seperti industri pupuk, kelistrikan, hingga manufaktur.
“Keandalan infrastruktur ini menjadi kunci dalam mendukung ketahanan energi nasional sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi,” tambah Indra.
Melalui kesiapan infrastruktur dan pengawasan ketat, Pertagas memastikan momen Idulfitri 1447 H dapat berjalan lancar dengan dukungan pasokan energi yang stabil dan aman.






