I Nengah Rata Artana, Sekertaris MIO DPW Bali Berhasil Mempertahankan Tesis Berjudul “Strategi Pengembangan Destinasi Wisata Alam Pantai Krakal, Gunungkidul, Yogyakarta

3 minutes reading
Friday, 24 Apr 2026 07:49 45 redaksi

Mangupura, radarbalinews.com – 24 April 2026. Setelah melalui proses 2 tahapan sebelumnya yakni Ujian Proposal, Ujian Hasil Penelitian, akhirnya Kamis 23 April 2026 I Nengah Rata Artana berhasil mempertahankan karya ilmiah berupa tesis dihadapan tim penguji yakni Ketua Penguji Dr. Gusti Ngurah Jokoadinegara, S.E., M.A, selanjutnya Anggota Penguji I Prof. Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, S.E., M.M.A., M.A., yang merupakan guru besar Bisnis Pariwisata Universitas Dhyana Pura, serta anggota anggota penguji II Dr. Christimulia Purnama Trimurti, S.E., S.H., M.M.
Di satu ruangan nyaman di C.3.6. milik Fakultas Bisnis dan Pariwisata Universitas Dhyana Pura ini, menjadi saksi bagaimana karya ilmiah didiskusikan, dijawab dan dipertahankan oleh sang mahasiswa, yang selama ini sudah menempuh 4 semester secara reguler sampai pada prosesnya di ujian tesis, ungkap Bapak Nengah yang nampak pandangan matanya berkaca-kaca mengenang perjuangannya.

“Bahwa yang ada hanya bersyukur, bisa mengenyam dan meningkat pendidikan dan diberikan kesempatan oleh Universitas Dhyana Pura, karena memang prinsipnya selama kita hidup harus terus belajar, baik belajar secara formal, informal, bahkan study by experience, ungkapnya. Dirinya juga menjelaskan bahwa ujian tesis yang dilalui hampir selama 2 jam berjalan lancar, dengan masing-masing dosen penguji memberikan revisi-revisi minor yang harus dilakukan setelah ujian tesis.

Ketika tim media menanyakan, kenapa mengambil penelitian tesis sangat jauh dari Bali yakni di Kabupaten Gunungkidul, Bapak Rata yang juga bergelar akademik Sarjana Seni dan Magister Seni ini menuturkan, bahwa sebagai seorang akademisi, harus setia pada Tri Darma Perguruan Tinggi yakni, mengajar, meneliti dan mengabdi kepada masyarakat. Pengabdian dan penelitian inilah yang dia gunakan untuk dituangkan dalam bentuk riset yang akhirnya bisa menjadi sebuah tesis setelah mendapat bimbingan dari dosen pembimbing; jadi cukup praktis, jelasnya. “Secara kebetulan saya juga suka belajar ke lapangan dan di lapangan, karena akan menemukan sesuatu yang baru; paling tidak kita bisa melakukan konfirmasi dengan hal-hal yang bersifat teoritis, dan bahkan temuan di lapangan bisa kita sharingkan di kelas kepada mahasiswa” ungkap beliau, sambil mengusap keringatnya.

Ditanya langkah selanjutnya atau planning berikutnya terkait tesis yang dihasilkan, dirinya menjelaskan akan mencoba mengimplementasikan tesisnya di lapangan, sehingga tesis yang dihasilkan mempunyai dampak positif khususnya bagi masyarakat pekerja pariwisata di Pantai Krakal, atau bisa menjadi rekomendasi bagi strategi manajemen destinasi wisata terutama yang berbasis pantai. Hal inipun dalam ujian tesis sempat dipertanyakan oleh Penguji II. Sedangkan penguji I menekankan kualitas penulisan dan substansi tesis secara ilmiah agar bisa dipertanggungjawabkan.

“Finally, saya bisa seperti sekarang ini juga karena diberi waktu dan kesempatan untuk mengenyam pendidikan, ini hanyalah sebuah motivasi bagi kalangan generasi muda, agar rajin dan tekun belajar atau bekerja, melanjutkan pendidikan ke tingkat Perguruan Tinggi, kejar cita-cita untuk masa depan yang lebih baik, saatnya bangkit, ungkapnya penuh semangat. Tim media di lapangan juga merasakan lingkungan kampus Dhyana Pura yang hijau, sejuh dan nyaman, jauh dari kebisingan, karenanya sangat nyaman bagi para mahasiswa untuk mengikuti proses perkuliahan sehari-hari.

Red: Irene

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA