Denpasar, radarbalinews.com — PT. Satria Trans Jaya selaku operator layanan Trans Metro Dewata (TMD) resmi melaksanakan serah terima hibah pemasangan tiga belas titik henti kepada Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Perhubungan Provinsi Bali dan UPTD Trans Bali/Trans Sarbagita di Denpasar.
Direktur Utama PT. Satria Trans Jaya, I Ketut Dharma Putra, S.Sos menyampaikan bahwa pemasangan titik henti tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan transportasi publik, khususnya dalam mendukung kenyamanan dan keselamatan masyarakat pengguna layanan Trans Metro Dewata.
Menurut I Ketut Dharma Putra, keberadaan layanan Trans Metro Dewata memberikan dampak nyata terhadap mobilitas masyarakat di wilayah Sarbagita. Tingkat keterisian rata-rata harian yang mencapai sekitar 4.000 orang menjadi bukti pentingnya keberadaan angkutan umum perkotaan dalam mendukung aktivitas masyarakat sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan.
“Peningkatan fasilitas titik henti diharapkan dapat semakin mendukung mobilitas masyarakat dan meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi publik,” ujar I Ketut Dharma Putra.
Ia juga menambahkan bahwa apabila ribuan pengguna layanan tersebut beralih menggunakan kendaraan pribadi setiap hari, maka dampak yang muncul antara lain meningkatnya volume kendaraan di jalan, tingginya polusi udara, serta menurunnya kualitas hidup akibat tingginya biaya perjalanan.
PT. Satria Trans Jaya menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Pemerintah Provinsi Bali dalam meningkatkan kualitas layanan angkutan umum perkotaan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat Bali.
Red: Irene






