Ibadah Minggu Gereja Sabda Jati Selabih Berjalan Khidmat dan Aman, Usung Semangat Pembawa Damai.

2 minutes reading
Sunday, 7 Jun 2026 05:36 34 redaksi

Tabanan – Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti Gereja Sabda Jati yang terletak di Banjar Dinas Selabih Wanasari, Desa Selabih, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, hari Minggu, 7 Juni 2026. Mulai pukul 09.00 WITA, tempat ibadah tersebut menjadi titik berkumpulnya umat Kristen Protestan yang berasal dari wilayah Desa Selabih maupun Desa Lalanglinggah untuk melaksanakan ibadah rutin Minggu. Kegiatan berlangsung tertib dan berjalan lancar seizin Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H., serta Kapolsek Selbar AKP I Putu Eka Rai Putra, S.Sos.

 

Ibadah dipimpin langsung oleh Pendeta Putu Petrus Marantika Waspada. Ia memimpin seluruh rangkaian doa, nyanyian, serta khotbah dengan penuh penghayatan. Kehadiran umat pun terlihat antusias, tercatat sekitar 60 orang jemaat hadir memenuhi ruang ibadah untuk memperkuat iman dan mempererat persaudaraan sesama umat se‑wilayah.

 

Dalam kesempatan itu, pesan utama yang disampaikan mengangkat tema besar “Menjadi Gereja Pembawa Damai”, yang kemudian diperdalam melalui sub‑tema: “Roh Kudus Memampukan Kita Mewujudkan Perdamaian di Tengah Dunia.” Melalui tema tersebut, Pendeta mengajak seluruh jemaat untuk tidak sekadar merasakan damai secara rohani semata, melainkan turut menjadi perpanjangan tangan kedamaian di lingkungan sekitar, baik di tengah keluarga, tetangga, maupun masyarakat yang beragam latar belakangnya.

 

Demi menjaga kelancaran serta kenyamanan pelaksanaan ibadah, pengamanan disiapkan dengan baik dan terpadu. Hal ini ditandai dengan kekuatan pengamanan berjumlah 4 orang personel kepolisian dari jajaran Polsek Selbar yang bertugas di titik‑titik strategis sekitar gereja. Kehadiran petugas kepolisian tersebut turut didukung oleh 2 orang petugas pengamanan internal gereja yang sudah mengenal lingkungan tempat ibadah sehari‑hari. Sinergi kedua unsur keamanan ini menjamin suasana tetap tenang, aman, dan bebas dari gangguan apa pun selama kegiatan berlangsung.

 

Seluruh rangkaian ibadah akhirnya ditutup secara resmi sekitar pukul 10.10 WITA. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan sesuai rencana, aman, tertib, dan sangat lancar. Umat pun pulang dengan perasaan damai dan semangat baru, sementara pihak kepolisian maupun pengamanan gereja menyatakan siap kembali menjaga keamanan pada kegiatan‑kegiatan ibadah selanjutnya demi terciptanya kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan kondusif.

 

{Pewarta : Amin}

 

Red: Bram.s

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA