Karangasem, radarbalinews.com – 20 Juni 2026 – Semangat persatuan, toleransi, dan pengamalan nilai-nilai Pancasila tercermin dalam kegiatan Doa Bersama Lintas Agama yang digelar di Pura Surya Agung Puncak Bukit Mucung, Banjar Kelod, Desa Adat Angantelu, Desa Antiga, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan yang dihadiri berbagai unsur masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta komunitas lintas agama ini dibuka oleh Penglisir Pura Surya Agung Bukit Mucung, I Nengah Suryanta. Acara berlangsung khidmat dengan tujuan memanjatkan doa kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar bangsa dan negara senantiasa dianugerahi keselamatan, kedamaian, serta kemajuan menuju masyarakat yang adil dan sejahtera.
Dalam kesempatan tersebut, tokoh masyarakat Agung Wisnu Murti menyampaikan pentingnya semangat Yasa Kerti dalam memperingati Hari Lahir Pancasila, sekaligus mengajak masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Indonesia saat ini membutuhkan figur-figur teladan yang mampu menjadi panutan dalam menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman.
Kegiatan doa bersama ini juga bertepatan dengan momentum Hari Raya Galungan yang dimaknai sebagai kemenangan Dharma melawan Adharma. Nilai-nilai kebaikan, kebenaran, dan persaudaraan menjadi pesan utama yang digaungkan kepada seluruh peserta yang hadir.
Selain sebagai sarana mempererat kerukunan antarumat beragama, kegiatan ini juga meneguhkan komitmen bersama untuk meningkatkan sraddha dan bhakti kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan hidup berdasarkan konsep Tri Hita Karana. Para peserta menyatakan tekad untuk terus merawat harmoni antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, dan manusia dengan alam sebagai fondasi kehidupan yang berkelanjutan.
Menariknya, sejumlah peristiwa yang diyakini sebagai tanda spiritual turut menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Di antaranya hasil jepretan kamera yang memperlihatkan bentuk menyerupai Burung Garuda saat pengambilan gambar bendera Merah Putih, serta ditemukannya cincin berbentuk burung Paksi di kawasan bawah Taru Wong. Peristiwa tersebut menambah kekhidmatan dan makna spiritual dalam pelaksanaan kegiatan.
Pada akhir acara, seluruh peserta mengikuti deklarasi bersama sebagai bentuk kesamaan sikap dan komitmen komunitas Satya Budi Pancasila untuk terus menjaga persatuan, mengamalkan nilai-nilai Pancasila, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta menjaga kelestarian alam demi masa depan bangsa yang lebih baik.
Melalui doa lintas agama ini, diharapkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan pengabdian kepada bangsa dapat terus tumbuh, sehingga Indonesia senantiasa menjadi negara yang damai, maju, sejahtera, dan berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila.
Red: Irene






