Petang, radarbalinews.com – 13 Juli 2026 bertempat di Desa Sulangai, Program Studi Akuntansi Fakultas Bisnis dan Pariwisata Universitas Dhyana Pura terus memperkuat perannya dalam mendukungpembangunan masyarakat melalui pelaksanaan kegiatanPengabdian Kepada Masyarakat yang berkolaborasi denganICMA. Kegiatan yang diketuai oleh ketua tim pengabdi Dr.Eka Putri Suryantari, S.E., M.Si., Ak. dosen Program Studi Akuntansi, Undhira Bali dengan tema “PendampinganPengembangan Unit Usaha BUMDes melaluiImplementasi Fraud Risk Management dan Socioentrepreneurship“, merupakan upaya untukmeningkatkan kapasitas pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar lebih profesional, inovatif, dan berkelanjutan.


Kegiatan yang diselenggarakan di Desa Sulangai ini dihadirilangsung oleh Kepala Desa Sulangai, I Nyoman Sunarta, perangkat desa, pengurus, pengawas dan pengelola BUMDesyang dalam kata sambutan menyampaikan apresiasi atassinergi antara perguruan tinggi, organisasi profesi, dan pemerintah desa dalam memberikan pendampingan kepadapengelola BUMDes. Menurutnya, kolaborasi seperti inimenjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelolaBUMDes sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraanmasyarakat.
Kegiatan ini juga dirangkai dengan penandatanganan MOU antara Universitas Dhyana Pura dan Desa Sulangai. Selain itu, kegiatan ini semakin istimewa karena melibatkankolaborasi akademisi dari berbagai Program Studi Akuntansi Perguruan Tinggi di Bali, yaitu:

Perwakilan dari masing-masing kampus yang hadir antaralain Dr. Ni Luh Putu Sri Purnama Pradnyani, S.E., M.Si., Ak.,CA. (Kaprodi Akuntansi Undhira), Dr. Ni Putu Yuria Mendra, SE., M.Si., Ak. (Kaprodi Akuntansi Unmas), Desak Rurik Pradnya Paramitha Nida, SE., M.Si(Unwar), Desak Putu Nitya Dewi, S.E..,M.Si. (Primakara ), I Made Widi Hartawan, S.E., M.Sc. (ICMA) serta dosendan mahasiswa dari masing-masing kampus yang berkolaborasi. Selain sosialisasi, kegiatan ini juga melakukanpendampingan dalam meningkatkan pemahaman akuntansibagi pengelola BUMDes.
Materi utama dalam sosialisasi disampaikan oleh KetuaICMA Rafles Ginting, S.E., M.Ak. yang membahasimplementasi Fraud Risk Management sebagai strategi untuk mengidentifikasi, mencegah, dan mengendalikanberbagai risiko kecurangan dalam pengelolaan BUMDes. Melalui penerapan sistem pengendalian internal, transparansi, dan akuntabilitas yang baik, BUMDes diharapkan mampu membangun kepercayaan masyarakatserta mengelola unit usaha secara lebih efektif dan berintegritas.
Sesi berikutnya disampaikan oleh Dr. I Gede Widhiantara, S.Si., M.Biomed. yang mengangkat konsepSocioentrepreneurship sebagai pendekatan pengembanganusaha yang tidak hanya berorientasi pada keuntunganekonomi, tetapi juga memberikan dampak sosial bagimasyarakat desa. Pemanfaatan potensi lokal, inovasi usaha, serta pemberdayaan masyarakat menjadi kunci dalammenciptakan BUMDes yang mandiri dan mampuberkontribusi terhadap pembangunan desa secaraberkelanjutan.
Kolaborasi lintas perguruan tinggi ini menjadi wujud nyataimplementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnyadalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Sinergitersebut memperkaya wawasan, pengalaman, dan praktikterbaik yang dapat diterapkan dalam pengembangan tata kelola BUMDes khususnya di Desa Sulangai, sehinggasemakin menguatkan perannya dalam mewujudkankesejahteraan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Akuntansi Universitas Dhyana Pura bersama ICMA berharap dapat membangunekosistem kolaboratif antara dunia akademik, organisasiprofesi, dan pemerintah desa dalam meningkatkan kapasitaspengelolaan BUMDes. Dengan penerapan Fraud Risk Management dan Socioentrepreneurship, BUMDes diharapkan mampu berkembang menjadi unit usaha yang transparan, akuntabel, inovatif, serta berdaya saing, sehinggamampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomimasyarakat.
Red: Irene
No Comments