Denpasar, radarbalinews.com – Kelompok seniman Nyanyian Dharma akan mempersembahkan karya komposisi terbarunya bertajuk “Idep” dalam sebuah pertunjukan perdana yang digelar pada Minggu, 19 April 2026 pukul 19.00 WITA di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Denpasar. Karya ini menjadi bentuk ekspresi artistik yang memadukan nilai spiritual, budaya, dan musikalitas dalam satu harmoni Nusantara.
“Idep” yang dalam filosofi Bali bermakna pikiran atau kesadaran, dihadirkan sebagai refleksi perjalanan batin manusia serta hubungan dengan alam dan Sang Pencipta. Melalui karya ini, Nyanyian Dharma ingin mengajak penonton menyelami makna kehidupan dengan pendekatan musik yang sarat nuansa tradisi dan kontemporer.
Kelompok ini diperkuat oleh sejumlah musisi ternama seperti Agung Bagus Mantra (ketua), Dewa Budjana, Trie Utami, Gus Wicaksana, Agung Ocha, Gde Kurniawan, Deny Surya, Doddy Sambodo, dan Rico Mantrawan. Kolaborasi ini menghasilkan karya yang kaya warna dan karakter, sekaligus menjadi ruang pertemuan lintas generasi dan gaya bermusik.
Album/EP “Idep” akan membawakan lima komposisi utama, yakni Kidung Nusantara, Tumpek Wariga, Lara Pertiwi (Ibu), Catur Kanda, dan Mulat Sarira. Setiap lagu mengangkat tema berbeda, mulai dari penghormatan terhadap alam, refleksi diri, hingga kecintaan terhadap tanah air.
Melalui pertunjukan ini, Nyanyian Dharma berharap kehadiran masyarakat dapat menjadi dukungan sekaligus energi bagi para seniman dalam terus berkarya. Karya “Idep” tidak hanya menjadi sajian musik, tetapi juga wujud bhakti dan dedikasi kepada Nusantara melalui jalur seni dan budaya.
Ref: Irene






