Pembukaan Jakarta Millennial Film Festival (JMFF) 2026 Resmi Digelar di Jakarta Timur.

- Author

Thursday, 11 June 2026 - 05:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 10 Juni 2026 — Jakarta Millennial Film Festival (JMFF) 2026 resmi dibuka hari ini di GOR Otista, Jatinegara, Jakarta Timur. Acara ini menjadi wadah bagi sineas muda melalui rangkaian workshop dan festival film pendek yang diikuti peserta dari seluruh Jawa dan Bali.

 

JMFF 2026 menghadirkan ruang ekspresi, edukasi, dan kolaborasi bagi generasi muda dalam mengembangkan potensi di industri perfilman. Selain kompetisi film pendek, festival ini juga menghadirkan berbagai workshop bersama praktisi industri kreatif.

 

Kegiatan ini terselenggara atas dukungan Pemerintah Provinsi Jakarta, Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jakarta, Jakarta Film Commission, Jaya Center Creative Event, Persatuan Karyawan Film dan TV Indonesia, serta Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

 

Dalam momentum pembukaan ini, panitia dan seluruh insan perfilman turut menyampaikan ucapan selamat atas dibentuknya Jakarta Film Commission, yang diharapkan menjadi tonggak penting dalam mendorong kemajuan industri film di Indonesia.

 

“Kami mengucapkan selamat atas dibentuknya Jakarta Film Commission. Ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem perfilman di Jakarta dan Indonesia. Kami berharap kehadiran lembaga ini dapat memberikan dukungan nyata bagi para sineas, membuka akses yang lebih luas terhadap produksi dan distribusi film, serta mendorong lahirnya karya-karya berkualitas yang mampu bersaing di tingkat internasional,” ujar Budi Mulyawan dalam pernyataannya pada pembukaan JMFF 2026.

 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembentukan Jakarta Film Commission juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota sinema (Cinema City).

 

“Jakarta memiliki potensi besar sebagai pusat industri kreatif, khususnya perfilman. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, infrastruktur yang memadai, serta kolaborasi lintas sektor, Jakarta dapat berkembang menjadi kota sinema—tempat lahirnya karya-karya unggulan, pusat produksi film, sekaligus destinasi perfilman yang menarik bagi sineas nasional maupun internasional,” tambah Budi Mulyawan.

 

Upaya mewujudkan Jakarta sebagai kota sinema mencakup penguatan ekosistem perfilman secara menyeluruh, mulai dari kemudahan perizinan produksi, penyediaan lokasi syuting yang ramah industri, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga perluasan akses distribusi dan promosi karya film Indonesia ke pasar global.

 

Masyarakat perfilman Indonesia menaruh harapan besar agar Jakarta Film Commission mampu menjadi penggerak utama dalam mewujudkan visi tersebut, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta industri film dunia.

 

JMFF 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai katalis bagi lahirnya sineas-sineas muda berbakat yang akan membawa nama Indonesia ke kancah dunia.

 

*Tentang JMFF 2026*

 

Jakarta Millennial Film Festival (JMFF) 2026 merupakan festival film pendek yang diselenggarakan untuk mengakomodasi kreativitas generasi muda di bidang perfilman, khususnya di wilayah Jawa dan Bali, melalui kompetisi, workshop, dan ruang apresiasi karya. Dengan Nara sumber workshop film pendek: Indrayanto Kurniawan, M.Sn, CFD, Arturo GP, Dr. Eric Gunawan, S.Sn, M.Si, CFD, CFW., Dewi Alibasah., Joko Santoso, S.Sn, CFC, CF.Doc.

 

Red:Bram.s

Berita Terkait

Polres Tabanan Ungkap Perkembangan Kasus Penganiayaan Berat di Baturiti, Lima Tersangka Telah Diamankan.
Wamenaker Afriansyah Noor : Pemerintahan Prabowo Hadir Berikan Solusi Nyata Bagi Kaum Buruh.
Ketua PD MIO Denpasar Temui Bang Fawi, Luruskan Isu Pelaku Orang Sumba di Keributan Taman Pancing.
Manggala Taksu Agung Apresiasi Pembukaan Festival Gerbang Nusantara 2026: Sinergi Seni, Ekonomi, dan Sosial Berbasis Tri Hita Karana.
Kebijakan Menhut Dinilai Perkuat Posisi Indonesia dalam Konservasi Gajah Dunia.
Gus Haris Tani Merdeka Indonesia Lamongan Hadiri Diklat TMI III Se-Jatim & DIY Di BBPP Batu.
Ungkap Curanmor di Pasar Suwung Polda Bali Amankan Dua Residivis.
Patroli JJOS KRYD Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ciptakan Situasi Kamtibmas Aman dan Kondusif di Kawasan Pelabuhan.
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 28 July 2026 - 05:28 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab PJU dan Kapolres Jajaran, Penyegaran Organisasi Perkuat Pelayanan Masyarakat

Tuesday, 28 July 2026 - 05:27 WIB

Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok Tangkap Pengedar Narkotika Jenis Tembakau Sintetis

Tuesday, 28 July 2026 - 03:54 WIB

Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Kawasan Kalibaru Perkuat Sinergi dengan Bank Sampah Germapin untuk Wujudkan Kamtibmas yang Kondusif

Tuesday, 28 July 2026 - 03:32 WIB

King Naga : Penanganan Polda Banten Diduga Tak Akan Netral, Desak Ketua DPRD Lebak Mundur Sementara Agar Tidak Ada Intervensi Politik

Tuesday, 28 July 2026 - 03:30 WIB

Rakernas dan Kejurnas Cabor Savate Siap Digelar, FSI Bali Lakukan Kunjungan Kerja di Dua Lokasi Berbeda

Monday, 27 July 2026 - 13:23 WIB

Jelang Ngaben Masal, Bhabinkamtibmas Desa Bunutin Sambangi Warga Guliang Kawan dan Sampaikan Pesan Kamtibmas

Monday, 27 July 2026 - 11:51 WIB

Polres Tabanan Ungkap Perkembangan Kasus Penganiayaan Berat di Baturiti, Lima Tersangka Telah Diamankan.

Thursday, 23 July 2026 - 10:39 WIB

Puluhan Hektare Sawah di Lanskap Warisan Dunia Jatiluwih Terancam Kehilangan Pasokan Air, Warga Harapkan Atensi Pemerintah

Berita Terbaru